Salah satu penemuan yang paling menarik sepanjang intel corp mengadakan riset salah satunya adalah chip biosensor. Bagi kita kelihatanya saja chip biosensor itu mudah tetapi dalam prakteknya sangat sulit sebab itu melalui riset selama bertahun-tahun. Cara kerjanya kira-kira sepeti ini jika chip tersebut ditancapkan pada sebuah protein yang bisa bereaksi jika ada senyawa atau unsur lain yang menyentuhnya maka protein ini akan memerikan semacam implus atau reaksi bahwa ada unsur lain yang menyentuhnya. Chip biosensor ini merupakan gabungan antara penemuan biologi dan kimia sebab itu merupakan dasar dan kunci utama dari protein.
Sebenarnya untuk mengetahui cara kerjanya, kita harus tahu terlebih dahulu suatu protein yang bereaksi terhadap senyawa lainya. Contoh cara kerja ini diterapkan pada alat tes gula darah, alat pendeteksi virus avian infuluenza( flu burung ).
Intel membuat protein yang terbuat dari silicon dan melekatkanya pada chip biosensor kemudian meletakkan detektor influensa, HIV, penyakit anjing gila, nafas berbau atu yang lainya. Maka jika silicon tersebut ditetesi air panas maka ia akan berubah warna dan memberikan impuls ke chip biosensor maka dari chip biosensor itu akan mengolah data yang masuk memprosesnya dan kemudian menampilkan dalam bentuk data digital hasil dari reaksinya terhadap apa yang menyentuh silicon tersebut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar